RTL Dan Refleksi Pelaksanaan PPG Daljab Kategori 1 Gelombang 2 LPTK USK Fatmawati

 

RTL Dan Refleksi Pelaksanaan PPG Daljab Kategori 1 Gelombang 2 LPTK USK

FACT

Diawal tahun 2022 saya dinyatakan lolos pretest PPG Daljab, namun karena saya terlambat mengetahui hal tersebut sehingga saya tidak dapat mengkonfirmasi untuk mengikuti PPG Daljab tersebut. Pada saat itu saya menyesal karena tidak membuka akun SIMPKB yang memuat informasi tersebut. Dan Alhamdulillah, dipenghujung tahun 2022 saya kembali menerima notifikasi bahwasannya saya terpanggil untuk mengikuti PPG Daljab Kategori 1 Gelombang 2 ini merupakan tahun yang luar biasa untuk saya pribadi karena saya mendapatkan kesempatan kedua untuk mengikuti PPG ini. Pada tahun ini, Allah SWT perkenankan saya memperoleh nikmat untuk mengikuti PPG Daljab 2022 Kategori I Gelombang 2. Masya Allah, tiada daya upaya semuanya atas Ridho-Nya, sehingga dapat menjalani kegiatan ini disaat saya sedang hamil trimester ke 3. Alhamdulillah sekarang untuk kegiatan PPG mulai memasuki tahap akhir. Untuk PPG sendiri, saya mendapat kesempatan mengikuti pretes PPG secara daring di domisili masing-masing dengan pengawasan. Jika lolos maka saya akan mendapatkan notifikasi untuk mengisi formulir kesediaan penempatan LPTK. Perlu diketahui LPTK untuk PPG Daljab ini bersifat acak, jadi saya tidak dapat memilih LPTK sendiri seperti pada PPG Prajab. Terakhir ketika saya mendapatkan notifikasi penempatan LPTK maka harus lapor diri terlebih dahulu. Setelah melalui berbagai tahapan, barulah dinyatakan resmi menjadi mahasiswa PPG. Sampai akhirnya Allah SWT membawa saya, menjadi salah satu mahasiswa PPG Daljab Kategori 1 Gelombang 2 di FKIP Matematika pada Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Durasi perkuliah dilakukan selama kurang lebih 3 bulan.

Kegiatan PPG Daljab ini memiliki alur yang cukup panjang, di sini saya akan mencoba menjelaskan alur kegiatan berdasarkan pengalaman saya menjadi mahasiswa PPG Daljab di Kategori 1 Gelombang 2 Tahun 2022. PPG Daljab periode tahun 2022 ini semua perkuliahan full daring. Sama halnya dengan perkuliahan lainnya, Diklat PPG pun diawali dengan tahapan orientasi. Perjalanan memulai PPG sungguh melelahkan. Mulai dari rangkaian pengurusan surat-surat untuk melengkapi administrasi sebagai calon mahasiswa, dan meringkas materi mandiri dalam kurun waktu kurang lebih hanya satu minggu setelah mengisi format kesediaan menjadi peserta PPG. Hari-hari saya lalui dengan tugas-tugas yang menanti silih berganti. Beruntungnya, saya memiliki pimpinan yang sangat pengertian, beliau tidak terlalu membebani saya dengan tugas-tugas tambahan di sekolah sehingga saya bisa fokus mengerjakan tugas kuliah ini, selain itu juga support, motivasi, dan juga solusi yang luar biasa selama program PPG ini berlangsung. Pada mata kuliah pendalaman materi saya melakukan banyak hal mulai dari identifikasi masalah yang saya temui selama saya mengajar, mengekplorasi penyebab masalahnya, menganalisis akar penyebab masalah, hingga akhirnya saya memilih 2 masalah yang akan saya selesaikan. Setelah masalah dipilih saya mengekplorasi solusi yang cocok untuk mengatasi masalah yang telah dipilih dan menganalisis alternative solusi hingga pada akhirnya saya bisa menentukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang telah teridentifikasi. Pada mata kuliah ini saya dibimbing oleh dosen-dosen dan guru pamong yang sangat luar biasa. Beliau semua menginginkan saya menjadi seorang guru yang benar-benar professional dengan tidak menyalahkan peserta didik sebagai penyebab kegagalan pembelajaran tetapi juga merefleksi diri sendiri sebagai penyebab dari masalah itu muncul. Karena pada dasarnya penyebab dari rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik adalah salah satunya dari cara mengajar guru yang konvensional. Pada mata kuliah P3( Pengembangan Perangkat Pembelajaran), saya diminta untuk merancang sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan masalah saya masing-masing yang telah teridentifikasi. Perangkat pembelajaran yang dibuat merupakan perangkat pembelajaran yang mengacu pada pembelajaran abad 21 berbasis TPACK dan tentunya pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Satu set perangkat pembelajaran terdiri dari 5 poin penting yang harus saya siapkan yakni lesson plan, bahan ajar, media ajar, lembar kerja peserta didik, dan instrument penilaian peserta didik. Pada faase ini saya banyak belajar menggunakan teknologi karna saya berusaha merancang materi dan media ajar semenarik mungkin. Saya  kewalahan karna tugas yang begitu banyak. Sering kali saya harus tidur diatas jam 12 malam. Tapi saya sadar ini adalah pengalaman menuju perubahan yang lebih baik. Setelah menyelesaiakan 2 set perangkat pembelajaran, saya diminta mendesign instrument evalusi terhadap pembelajaran. Instrument evaluasi itu sendiri terdiri dari instrument refleksi diri, observasi kepala sekolah, wawancara teman sejawat, survey peserta didik dan penilain artefak. Setelah instrument tersebut selesai saya bersiap-siap untuk mengikuti ujian komprehensif. Setelah ujian ini selesai, tibalah waktunya untuk melakukan proses pembelajaran (PPL) dengan menggunakan 2 set perangkat yang saya buat. Alhamdulillah, walaupun ada beberapa kendala namun kegiatan PPL I dan PPL 2 bisa terlewati dengan baik meskipun disela-sela PPL 1 dan PPL 2 kondisi saya cukup payah dan suka bolak balik Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan terkait kehamilan yang mendekati hari lahir, hingga pada akhirnya sebelum pelaksanaan PPL 2 saya harus mengakhiri kehamilan ini karena ada beberapa kendala dan Alhamdulillah berkat do'a dari semua keluarga serta rekan-rekan PPG bayi saya lahir dengan selamat dan sehat. Dan pada tahapan ini saya sungguh beruntung sekali diberikan Dosen dan Guru Pamong yang beneran baik banget, pengertian banget serta peduli sehingga bisa melewati kegiatan PPL 1 dan PPL 2 dengan baik. Terimakasiiiiiiih ibu... Pokoknya the best untuk USK terutama Dosen saya yang mengampu PPL ini, sehat selalu untuk Ibu. Saya akan selalu merindukan Ibu. Mudah-mudahan suatu saat saya bisa jumpa dengan Ibu.

Kegiatan berikutnya saya harus mempersiapkan portofolio UKIN, membuat Video pembelajaran UKIN dengan durasi 30- 40 menit, dan juga pelaksanaan UP yang sudah di depan mata. Tiada kata selain, Laa haolaa…walaaa quwwata illabillah dan Bismillah, semoga senantiasa diberikan kemudahan, kelancaran dan kesehatan, dan semoga Allah SWT ridho dengan semuanya.

Subhanallah, semuanya merupakan pengalaman yang begitu luar biasa, saya dapat bertemu dengan Dosen-Dosen hebat, luar biasa mumpuni, mengayomi, memberikan ilmu yang Insha allah bermanfaat untuk saya pribadi agar dapat menjadi seorang guru profesional, guru yang dirindukan anak didiknya, dan juga guru yang sesuai dengan semboyan KHD:  “Ing ngarso sung tulodho, ing madyo mangun karso, tutwuri handayani .”Selain itu diberikan juga kesempatan untuk bertemu rekan-rekan PPG matematika terutama Kelompok 4 yang solid, solutif, dan kompak sekali. Bersama beliau-beliau ini, saya melewati suka duka, ritme PPG. Saya saling menguatkan, saling berbagi, dan juga saling menginspirasi dan terutama saling memotivasi. Kadang saya merasakan serba kekurangan ketika bertemu dengan rekan-rekan yang hebat ini, sering sekali saya menemukan momen yang membuat saya kagum, dengan kinerja dan ilmu beliau-beliau semuanya. Di Kelompok 4, semangat yang dibangun adalah semangat kolaborasi, untuk mencapai keberhasilan bersama dan seluruhnya, bukan dengan semangat kompetisi, melainkan kolaborasi. Di kelompok ini terasa saya merasa nyaman, dan merasa ringan dalam menjalani setiap proses dalam PPG ini. Semoga Allah SWT perkenankan kita untuk bersilaturahmi secara langsung, dalam keadaan sehat, berbahagia, dan tentunya lulus bersama. Aamiin yaa Allah.

 

FEELING

Ketika saya diberi kesempatan untuk mengikuti PPG tahun ini, Saya merasa bersyukur meskipun ada rasa gemetar menghadapi PPG ini. Tapi setelah saya menjalani PPG, saya merasa senang. Dengan ikut PPG saya begitu banyak mendapat manfaat, diantaranya:

1.      Memperoleh pengetahuan baru dan dapat mempraktikkan model pembelajaran PBL dan PjBL.

2.      Menggunakan pendekatan saintifik yang diintegrasikan dengan TPACK.

3.      Mengembangkan bahan ajar yang menarik dan menyenangkan.

4.      Mengembangkan LKPD berbasis masalah. LKPD yang dibuat berbasis masalah dan dapat membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan yang diberikan secara kritis dan mampu memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang diberikan, dan permasalahan yang dianalisis bersifat kontekstual.

5.      Membuat soal-soal evaluasi yang HOTS sesuai dengan tujuan pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

6.      Meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik dengan membiasakan belajar diskusi kelompok.

7.      Mengintegrasikan TPACK dalam proses pembelajaran yang dilakukan.

8.      Membuat perangkat pembelajaran yang inovatif.

9.      Membuat best practice dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semuanya begitu luar biasa berdampak terhadap diri saya, yang sudah 12 tahun terjun di dunia Pendidikan agar menjadi guru yang mumpuni dan profesional, terus belajar meningkatkan kompetensi dan potensi diri. karena Guru yang baik itu bukan semata-mata guru yang memiliki  kinerja baik tetapi hanya di dalam kelas saja. Mereka mampu meningkatkan prestasi muridnya, mengajar dengan kreatif dan inovatif, serta mengembangkan kompetensi dirinya.  Rasa syukur tiada henti saya haturkan, atas semua perjalanan ini, Alhamdulillah...

 

Finding

Banyak sekali pengetahuan yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan pembelajaran Diklat PPG ini. Treatment yang diberikan dan juga permasalahan yang saya hadapi ketika proses pembelajaran berlangsung tentunya akan berdampak pada motivasi dan hasil belajar  peserta didik. Saling berbagi pengalaman mengajar dengan rekan-rekan mahasiswa PPG dan Dosen Pembimbing juga Guru Pamong melalui diskusi via Zoom mampu menambah pengalaman dan pemahaman saya bagaimana menyikapi permasalahan dalam proses pembelajaran tersebut. Dapat saya simpulkan bahwa semua proses pembelajaran yang saya peroleh dalam PPG ini dalam rangka menghasilkan guru profesional yang beradab, berilmu, adaptif, kreatif, inovatif, dan kompetitif serta berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

 

Future

Rencana Tindak Lanjut (RTL) setelah mengikuti keseluruhan program diklat PPG Daljab Kategori I Gelombang 2 di LPTK Universitas Syiah Kuala ini adalah dengan menyusun dan mengusulkan program-program kegiatan berikut:

1.      Program Kegiatan : Membuat jurnal refleksi kegiatan PPG

2.      Rencana pelaksanaan :Akhir bulan Februari 2023

3.      Program kegiatan : Mengkomunikasikan hasil PPG Daljab kepada stake holder terkait (Kepala sekolah, Wakasek Kurikulum dan teman sejawat)

4.      Rencana pelaksanaan :Akhir bulan Februari 2023

5.      Program kegiatan : Mengadakan peer teaching

6.      Rencana pelaksanaan :Awal Bulan Maret 2023

7.      Program kegiatan : Membuat RPP dan modul ajar yang inovatif

8.      Rencana pelaksanaan: Awal Bulan Maret 2023

Demikianlah Rencana Tindak Lanjut yang akan saya lakukan setelah mengikuti kegiatan PPG Daljab 2022 di LPTK USK Banda Aceh ini.

Saya haturkan banyak terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah SMP Plus Miftahul Huda Tegalmulya, Bapak M. Yasin El-Rasyid, S.Pd.I yang sudah berkenan memberikan ijin pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik. Juga Terima kasih kepada Dosen Pembimbing Ibu Dra. Tuti Zubaidah, M.Pd dan Guru Pamong Ibu Yulidar Tanjung, S.Pd,. Terima kasih juga kepada rekan-rekan Keluarga Besar SMP Plus Miftahul Huda Tegalmulya, juga Rekan-rekan Kelompok 4 PPG FKIP Matematika USK. Mohon maaf atas segala kekurangan.

 

Salam PPG Indonesia.. semangat selalu...

Fatmawati PPG Daljab K1G2 USK 2022

Komentar